Lampung Timur, 4 September 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Ulum kembali menorehkan sejarah penting melalui penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh semarak. Acara yang digelar di kampus STIS Darul Ulum ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi, para dosen, serta turut mengundang beberapa pondok pesantren yang berada di sekitar lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. Kehadiran seluruh unsur ini menegaskan eratnya jalinan kebersamaan antara STIS Darul Ulum dengan masyarakat sekitar dalam menghidupkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Peringatan Maulid Nabi SAW ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi wadah pembelajaran spiritual, moral, dan intelektual. Melalui momentum ini, sivitas akademika STIS Darul Ulum diajak untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai uswah hasanah yang relevan sepanjang zaman. Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keteguhan, dan keilmuan yang diwariskan Rasulullah menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi akademisi muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga luhur dalam budi pekerti.
Dalam sambutannya, Waka III STIS Darul Ulum menyampaikan pesan inspiratif bahwa peringatan Maulid Nabi harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus memperkuat jati diri kampus sebagai pusat keilmuan syariah yang unggul, berdaya saing, serta berorientasi pada pembangunan peradaban. Beliau menegaskan bahwa kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari aspek akademik semata, melainkan juga dari kontribusinya dalam membangun masyarakat yang berkarakter Islami. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Kehadiran para dosen serta tokoh-tokoh pondok pesantren di sekitar kampus memberikan warna tersendiri bagi jalannya acara. Interaksi tersebut mencerminkan sinergi antara dunia kampus dan lembaga pendidikan keagamaan, sehingga melahirkan ekosistem ilmu yang holistik: menggabungkan tradisi keilmuan modern dengan akar spiritualitas Islam yang kokoh. Sinergi ini diharapkan menjadi modal penting bagi STIS Darul Ulum dalam mengembangkan perannya sebagai perguruan tinggi yang terbuka, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Selain rangkaian tausiyah dan pembacaan shalawat, suasana kebersamaan dalam acara ini semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus. Mahasiswa dan dosen saling berinteraksi dalam nuansa religius yang hangat, menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat identitas keislaman kampus.
Melalui penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, STIS Darul Ulum menegaskan tekadnya untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan dukungan sivitas akademika, masyarakat, dan mitra pondok pesantren, kampus ini optimis mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di berbagai bidang — akademik, penelitian, pengabdian, maupun pengembangan karakter mahasiswa.
Peringatan Maulid Nabi SAW di STIS Darul Ulum menjadi bukti nyata bahwa kampus ini tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga menekankan pentingnya spiritualitas dan moralitas. Dengan semangat meneladani Rasulullah SAW, STIS Darul Ulum terus berkomitmen untuk melahirkan generasi unggul yang siap membangun masyarakat dan peradaban Islam yang lebih baik.