Kuala Lumpur, Malaysia — Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Ulum Sekampung turut mengambil bagian dalam kegiatan “Perhimpunan Warisan, Budaya, Pendidikan & Erat Dagang Malaysia–Indonesia 2026” yang diselenggarakan pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di INTEM, Taman Perindustrian KIP, Kepong, Kuala Lumpur, Malaysia.
Kegiatan yang mempertemukan berbagai delegasi dan mitra dari Indonesia dan Malaysia tersebut menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan kedua negara melalui sektor pendidikan, kebudayaan, perdagangan, kewirausahaan, serta pengembangan jejaring kelembagaan.
Mengusung semangat “Satu Rumpun • Satu Warisan • Satu Pasaran • Seribu Peluang”, kegiatan ini menghadirkan rangkaian agenda yang memadukan unsur akademik, budaya, bisnis, dan kerja sama antarorganisasi.
Bagi STIS Darul Ulum Sekampung, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pengembangan jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai institusi di Malaysia.
Memperkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset
Selain menjadi ajang pertukaran budaya dan networking, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk membangun komunikasi dan peluang kerja sama akademik.
STIS Darul Ulum Sekampung melihat momentum tersebut sebagai kesempatan untuk mengembangkan kolaborasi pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, seminar internasional, pertukaran akademik, serta berbagai kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen.
Kerja sama lintas negara tersebut sejalan dengan upaya STIS Darul Ulum Sekampung dalam memperluas wawasan akademik dan membangun konektivitas dengan institusi pendidikan di tingkat regional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Warisan Budaya sebagai Jembatan Indonesia–Malaysia
Rangkaian acara juga menampilkan berbagai unsur budaya Nusantara dan Melayu, di antaranya lagu kebangsaan, persembahan warisan lagu Melayu Nusantara, Joget Pahang, Dinding Badinding, serta tarian tradisional.
Kehadiran unsur budaya dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya dibangun melalui kerja sama ekonomi dan pendidikan, tetapi juga memiliki fondasi historis dan budaya yang kuat sebagai negara serumpun.
Bagi STIS Darul Ulum Sekampung, pertukaran budaya menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman antarmasyarakat sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua negara.
Membuka Peluang Kolaborasi dan Jejaring Internasional
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah B2B Business Matching Malaysia–Indonesia, seminar Community Service Program dengan tema “Strategy Business for SMEs”, product pitching, serta pertukaran kerja sama, MoU, dan sertifikat kolaborasi.
Agenda tersebut menunjukkan adanya ruang yang luas untuk membangun sinergi antara institusi pendidikan, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat.
STIS Darul Ulum Sekampung dapat memanfaatkan jejaring tersebut untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang relevan dengan bidang hukum ekonomi syariah, pendidikan, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, serta penelitian dan publikasi internasional.
Keikutsertaan STIS Darul Ulum Sekampung dalam forum internasional ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kampus untuk terus membuka diri terhadap jejaring akademik dan kelembagaan internasional.
Menuju Kampus yang Semakin Terhubung Secara Global
Kegiatan Perhimpunan Warisan, Budaya, Pendidikan & Erat Dagang Malaysia–Indonesia 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi institusi, dosen, mahasiswa, dan masyarakat.
Melalui penguatan jejaring dengan berbagai institusi di Malaysia, STIS Darul Ulum Sekampung berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya kolaborasi akademik, riset bersama, pertukaran pengetahuan, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional.
Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan STIS Darul Ulum Sekampung untuk membangun institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan keilmuan, tetapi juga mampu berjejaring, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam lingkup regional dan internasional.
Satu Rumpun, Satu Warisan, Satu Pasaran, Seribu Peluang.
STIS Darul Ulum Sekampung — Connecting Knowledge, Culture, and Collaboration.
