Pendahuluan
Dalam tradisi Islam, ilmu menempati posisi yang sangat tinggi dan mulia. Al-Qur’an maupun hadis Nabi Muhammad ﷺ memberikan penekanan besar terhadap kewajiban menuntut ilmu bagi setiap muslim. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya sebuah kebutuhan, tetapi juga ibadah yang bernilai spiritual. Bagi mahasiswa di perguruan tinggi, hadis-hadis tentang ilmu dapat menjadi spirit dan motivasi untuk terus berjuang dalam menuntut ilmu setinggi-tingginya, sekaligus menjadikan pendidikan sebagai jalan pengabdian kepada Allah dan kemaslahatan umat.
Hadis-hadis tentang Ilmu
Beberapa hadis Nabi ﷺ yang sangat relevan dengan semangat mahasiswa dalam menuntut ilmu antara lain:
1. Kewajiban Menuntut Ilmu
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)
Hadis ini menegaskan bahwa mencari ilmu bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Hal ini berlaku bagi seluruh muslim tanpa membedakan gender maupun status sosial.
2. Kemuliaan Orang Berilmu
Nabi ﷺ bersabda:
“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)
Hadis ini memberikan motivasi bahwa usaha seorang mahasiswa dalam belajar dan menuntut ilmu bukan hanya berdampak di dunia, tetapi juga menjadi wasilah menuju kebahagiaan akhirat.
3. Ilmu sebagai Warisan Para Nabi
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Para ulama adalah pewaris para nabi. Dan para nabi tidak mewariskan dinar maupun dirham, tetapi mereka mewariskan ilmu.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
Dengan menuntut ilmu, mahasiswa sesungguhnya sedang mewarisi tradisi kenabian yang agung, yaitu menyebarkan kebenaran dan membawa manfaat bagi manusia.
Relevansi dengan Mahasiswa di Pendidikan Tinggi
Mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Dengan menjadikan hadis-hadis tentang ilmu sebagai spirit, mahasiswa dapat menginternalisasi beberapa nilai penting, antara lain:
1. Menjadikan Belajar sebagai Ibadah
Aktivitas belajar di kampus bukan sekadar untuk mendapatkan gelar, tetapi diniatkan sebagai ibadah yang bernilai di sisi Allah.
2. Memupuk Kesungguhan dan Kesabaran
Menuntut ilmu di perguruan tinggi sering kali membutuhkan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Hadis tentang ilmu memberikan dorongan spiritual untuk tetap sabar dan berkomitmen.
3. Menghadirkan Etika Akademik
Spirit hadis menuntut ilmu melahirkan sikap amanah, kejujuran, serta rasa tanggung jawab dalam setiap proses akademik, mulai dari membaca, menulis, hingga melakukan penelitian.
4. Menghubungkan Ilmu dengan Kemanfaatan Sosial
Ilmu yang diperoleh mahasiswa bukan untuk kesombongan pribadi, melainkan untuk kemaslahatan masyarakat dan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
Penutup
Hadis-hadis Nabi ﷺ tentang ilmu memberikan inspirasi yang sangat kuat bagi mahasiswa untuk terus menuntut ilmu dengan penuh semangat, kesungguhan, dan niat yang lurus. Pendidikan tinggi bukan hanya wadah untuk meraih pengetahuan, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, mewarisi perjuangan para nabi, serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia. Dengan menjadikan hadis sebagai spirit, mahasiswa dapat tumbuh menjadi insan berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Penulis: Afton Zuhri Adnan, M.Ag